Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan

28 Februari 2012

Setting Signature Email di BlackBerry

Mulanya saya penasaran, bagaimana sih, cara mengubah signature email. Biasanya, dari handheld BB, kita akan dapati signature default (nilai dari sono) nya seperti ini (sesuai operatornya masing-masing):

Sent from my BlackBerry® smartphone
from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT



Nggak asyik kan? Akhirnya tanpa kenal malu, saya bertanya ke milis yang saya ikuti. Alhamdulillah ada yang berbaik hati memberi tahu. Hanya sayang, beliau menganggap saya sudah familiar menggunakan gajet BB ini. Weleh, padahal baru kemaren sore nih...

Di tengah rasa penasaran dan pusing mengikuti petunjuk tadi, masuklah email dari orang kedua. Nah, yang ini lebih tepat sasaran. Saya praktekkan dan.... langsung berhasil... Hore... Berhasil... (Husy, saru, kayak Dora the Explorer aja, hehe...). Alhamdulillaah, ding....

Namun, ternyata, cara kedua yang menurut saya cukup gamblang, bagi orang lain masih dirasa membingungkan juga. Terbukti ada yang malu-malu men-japri saya, intinya beliau masih bingung mengikuti petunjuk orang kedua tadi. Akhirnya dengan i'tikad berbagi (kan, semakin diajarkan, ilmunya akan semakin berkah to?), saya buat tutorial sederhana ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para BB-newer  :-)

Selamat menikmati step by step-nya....

1. Dari tampilan utama (Homescreen) BB Anda, tekan tombol berlogo BB (di samping trackpad atau trackball)
















2. Maka akan muncul tampilan ini:
















3. Pilih folder berlogo GEAR warna hijau (yaitu folder SETUP), maka berikutnya tampil:
















 4. Pilih EMAIL SETTING  (ikon amplop surat ber-gear), akan muncul tampilan berikut:
















5. Tunggu sebentar hingga proses selesai. Jika sudah, tampilannya menjadi:
















6. Tinggal pilih, email mana yang mau di-set signature-nya. Sebagai contoh di atas, saya punya 3 akun email: Gmail, XL dan Ymail. Nah, saya akan menyetting yang Gmail dulu. Sorot emailnya, kemudian tekan trackpad / trackball. (Tombol ADD tidak usah di-utak-atik, karena itu hanya untuk menambah akun email baru). Tampilannya sebagai berikut jadinya:
















7. Pilih menu EDIT, maka akan muncul penampakan....
















8. Arahkan trackpad / trackball Anda ke bawah, maka....
















Nah, itu dia KOTAK SIGNATURE-nya.... Silakan ganti teks yang ada dengan yang Anda kehendaki. Jangan lupa jika sudah selesai, klik SAVE ya...

Selamat! Kini signature Anda telah "Anda Banget"
Hm....

01 Januari 2012

Pemburu Gratisan

Dasar! Hobinya yang gratis-gratis saja. Begitu "fasilitas" dicabut, kelabakan deh jadinya. Begitulah, pembaca. Diri ini memasang fasilitas gratis untuk 'tinggalkan jejak' dari ShoutMix / ShoutBox yang mulai 1 Januari 2012 lalu ternyata dihentikan.  Mereka mulai berani unjuk gigi untuk hanya melayani fasilitas berbayar. Sejujurnya murah sih, cuma 50 ribuan per bulan. Cuma karena teknis pembayarannya harus memakai kartu kredit atau paypal, susah juga buatku.

Singkat cerita langsung berburu lagi nih. Pasti ada yang sejenis, pikirku. Dan... Alhamdulillah dapat di CBox. Tuh, sudah terpasang di kolom kanan... Tampilannya mirip banget bukan?

Nah, bagi Anda yang pemburu gratisan seperti saya, langsung saja klik link kecil di sudut bawah kanan kotak CBox saya... Selamat menikmati!

06 Desember 2011

Ada Gerhana Bulan Total pada 10 Desember 2011



[Foto: blogger-jepara.blogspot.com]




Bro & Sis, insya Allah pada tanggal 10 Desember 2011 bertepatan dengan  tanggal 14 malam 15 Muharram 1433 jam 19.45 sampai dengan 23.18 WIB akan terjadi gerhana bulan total dan bisa disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Berikut ini info yang ane dapat dari institusi PERSIS:


=======================================================================

بسم الله الرّحمن الرّحيم

SURAT EDARAN
Nomor: 0476/JJ-C.3/PP/2011
Tentang
GERHANA BULAN TOTAL  

Merujuk kepada Almanak Persatuan Islam Tahun 1433 H sebagai hasil perhitungan Dewan Hisab dan Rukyat Persatuan Islam, maka dengan ini Pimpinan Pusat Persatuan Islam menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1.  Bahwa pada hari Sabtu tanggal 14 Muharram 1433 H / 10 Desember 2011 M, akan terjadi Gerhana Bulan Total;
  • Kontak Awal Gerhana : pukul 19.45’.06” WIB
  • Awal Total Gerhana : pukul 21.05’.36” WIB
  • Pertengahan Gerhana : pukul 21.31’.36” WIB
  • Akhir Total Gerhana : pukul 21.57’.42” WIB
  • Kontak Akhir Gerhana : pukul 23.18’.18” WIB
2.  Sehubungan dengan kejadian gerhana bulan tersebut di atas, kami anjurkan kepada seluruh jamaah dan simpatisan Persatuan Islam serta kaum muslimin untuk melaksanakan Shalat Gerhana pada waktunya. Untuk keseragaman pelaksanaan Shalat Gerhana dimaksud, kami atur sebagai berikut:
  • Mulai Takbir :  pk. 20.30 WIB
  • Shalat Gerhana : pk. 21.30 WIB (dilanjutkan dengan khutbah, pengumpulan dan pembagian shadaqoh).
Demikian hal ini kami sampaikan untuk dijadikan pedoman bagi seluruh anggota dan jajaran jam’iyyah serta kaum Muslimin pada umumnya.

الله يأخذ بايدينا الي مافيه خير للاسلام والمسلمين 

Bandung, 21 Dzulhijah   1432 H
17 November 2011 M
Ketua Umum,                                                                              Sekretaris Umum,
Prof.Dr.KH. M. Abdurrahman, MA.                                                 Dr. H. Irfan Safrudin, M.Ag.


=======================================================================



Untuk lebih menyemarakkan syiar ini mari bersiap meniatkan diri untuk melakukan sholat gerhana nanti. Nah, berikut ini cara sholat gerhana yang diajarkan ustadz Ulis Tofa, Lc kepada ane:

[1]  Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

[2]  Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

[3]  Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِه
”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.”
(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

[4]  Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

[5]  Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’

[6]  Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

[7]  Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

[8]  Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

[9]  Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

[10]  Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

[11]  Salam.

[12]  Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. (Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438)

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.” (HR. Muslim no. 901)

“Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.” (HR. Bukhari, no. 1044)

19 Oktober 2011

Tren Penulisan Alamat Masa Depan

Kepada Yth.
Bp. Nurhadi SA
Jl. Masjid Darul Falah Gg. 1 No. 11
Rt. 18 Rw. 2 Kampung Baru Podo
Kecamatan Kedungwuni
Kabupaten Pekalongan
Kode Pos 51173

Walaaah... alamate ndesoo!!
Hehe... yah, begitulah alamat lengkap ane, ndeso dan...
Penulisan alamat model begini memang ndeso alias out of date
Bro & Sis, ke depannya ane ramalkan penulisan alamat tidak serumit itu deh. Ane yakin jika Bro & Sis yang bukan orang Pekalongan disuruh mencari alamat di atas, peluang nyasarnya besar.

Bagaimana jika ane kasih alamat begini:

Kepada Yth.: Bp. Nurhadi SA
@ Latitude: S6*57,606' ; Longitude: E109*39,091'

Ane jamin pasti nyampe deh (tentunya dipandu GPS dong...). Dan sepertinya, pada masa yang akan datang, pak Pos (jika pun masih diminati) atau jasa kurir akan lebih senang mencari alamat berupa koordinat garis lintang dan garis bujur ini.

Penampakan di GPS, rumah ane seperti ini nih:














Wajah rumah ane (foto by Jundi, anakku)

17 Oktober 2011

Tips Mengatasi Lupa Jumlah Rokaat

Sebelumnya ane sampaikan, bahwa tips ini hanya efektif untuk: sholat sunnah dengan bilangan rokaat yang banyak dan dilakukan sendirian (artinya tidak berjama'ah). Misalnya sholat tahajud dan sholat dhuha.

Ide ini muncul karena dilatari pengalaman pribadi yang sering lupa, sudah berapa rokaat sholatku ini ya? Biasanya saat sholat dhuha. Maklum, agak tergesa melakukan aktivitas harian. Jadi agak nggak konsen pada rokaat.

Akhirnya ane siasati begini. Untuk sholat 8 rokaat, ane bagi jadi 2 rokaat satu salam, sehingga total ada 4 kali salam. Pada saat takbiratul ikhrom set pertama, ane berdiri di pojok kanan shof terdepan di masjid yang biasa ane sholat. Kemudian setelah salam, untuk set kedua, ane bergeser satu ubin ke kiri. Begitu seterusnya untuk set rokaat ketiga dan keempat. Nah, untuk surat yang dibaca setelah al-Fatihah, biar mudah mengingat, baca saja Adh-Dhuha atau Asy-Syams pada setiap rokaat pertama dan Al-Insyiroh pada rokaat kedua. Sehingga jika lupa bilangan rokaat, Bro & Sis tinggal lihat, pada ubin ke berapakah Antum berdiri sekarang? Mudah kan?

Nah, modifikasi tips ini bisa berupa: arah pergeseran, dari kiri ke kanan, atau dari shof terdepan ke belakang atau sebaliknya. Bisa juga menggunakan 1 blok karpet masjid motif sajadah bergandeng untuk tiap set (2 rokaat). Sehingga jika sudah pindah tiga blok (ke kanan, kiri, depan, belakang) berarti Antum sudah genap 8 rokaat. Untuk bilangan lain, tinggal kalikan saja...

Semoga bermanfaat.

09 Januari 2009

Hujan Sore-Sore, Enaknya Ngapain Ya?

← Zaid & Jundi sedang asyik melanglang buana dengan Google Earth (ketimbang main hujan-hujanan, bisa mriang nanti). Foto terpaksa direkayasa, karena backgroundnya gak layak tampil di sini. Berantakan abis, karena bocor dimana-mana :-(

Bro & Sis,
Sore ini hujan di langit kotaku. Brrr.... dingin udara menusuk sumsum. Apalagi bocoran yang mengucur di sana-sini, jadi tambah malas untuk beraktivitas apa pun.
Ada tips uhuy buat Antum nih. Tapi maaf, hanya untuk yang sudah punya istri atau suami saja. Jadi, yang bujangan dilarang baca posting ini! Oke, aktivitas kala hujan seperti ini, yang paling asyik adalah rekreasi berdua. Lho? Hujan-hujan kok malah disuruh rekreasi? Benar, tapi maksud ane rekreasi di rumah aja. Itu lho, 'rekreasi' yang fungsi lainnya adalah prokreasi, berdua saja (ehm... tahu kan, maksudku?). Tanpa gangguan anak-anak, mana bisa? Bisa. Alihkan saja perhatian mereka ke permainan yang mengasyikkan.
Sebagai contoh, lihat tuh Zaid dan Jundi. Mereka asyik bergoogle-earth-ria setelah ane kasih tahu cara-caranya. Zaid sibuk meng-add-placemark di tempat-tempat yang ia kenal. Mulai dari sekolahnya, rumah eyangnya, kantor DPD yang biasa kami mampir, dan lain-lain. Antum bisa lebih kreatif lagi mengalihkan perhatian anak. Hm... Jadi, jika mereka tersibukkan dengan sesuatu yang mengasyikkan, pasti takkan bergeming ke mana pun. Pastikan pintu terkunci dan... sssst... jangan brisik!
Tapi sayang, hujan gini ane gak bisa 'rekreasi' bareng istri (hiks...). Karena istri ada liqo' (pengajian) rutin di sekolahnya. Duh kaciaaan... (Nggak juga sih. Ane kan asyik main-main sama anak-anak di rumah. Sekalian memberikan pengetahuan dan eksplorasi pengalaman mereka di dunia maya. Weee....)

20 Desember 2008

Keceriaan Dibalik Musibah

Bro & Sis,
Sore ini hujan deras mengguyur di langit Pekalongan. Seperti air seember besar ditumpahkan pada segayung wadah. Akibatnya dalam beberapa menit saja seantero Pekalongan sudah tergenang. Beberapa tempat yang agak cekung, lumayan kedalaman banjirnya, hingga setengah meter.
Sedianya ane mau keluar rumah mengantarkan barang cetakan (brosur caleg PKS Kec. Pekalongan Timur), tapi akhirnya ane batalkan melihat derasnya hujan sore ini. Sementara itu istri (dan teman-teman gurunya) sedari pagi lembur di TKIT Ulul Albab mengisi rapor. Kami bertiga (ane, Zaid [anak kedua, kls.6] dan Jundi [anak keempat, TK B]) menikmati hujan ini di rumah.
Lama-lama miris juga melihat hujannya semakin menjadi-jadi. Betapa tidak, ternyata "hujan"nya juga pindah ke dalam rumah kontrakan ane! Dari 6 ruang (2 kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, km/wc, dapur) cuma kamar tidur yang aman, itu pun terdapat beberapa tetes kebocoran. Selainnya, kami harus berpayung jika tidak ingin basah kuyup.
Pontang-panting diri ini mengantisipasi kebocoran, sendirian. Masya Allah... air dengan cepatnya menelusup dari segala arah. Walaupun banjir ini cuma sebatas kaki (kodok), membuat ane sumpek juga. Akhirnya ane menyerah... Tentunya setelah berusaha maksimal dan mengerahkan segenap sumber daya (ember, panci, baskom, rantang, karpet, kain-kain bekas). Itu pun ternyata masih ada bocoran yang tidak tercover dan luberan air dari depan dan belakang rumah, tak terbendung!
Sementara anak-anak malah asyik bermain bola di tengah musibah. Tidak berempati atas kesusahan orang tua membendung banjir lokal ini. Dasar anak-anak, mana ada rasa sedih. Namun sebagai orang tua yang bijak (cieee...) ane tidak boleh memarahi mereka. Bagaimana menyikapinya nih?
Aha, dapat ide! Ane instruksikan saja mereka untuk melucuti pakaian, kecuali celana pendek. Terus ane kasih kain pel dan.... "Oke anak-anak, sekarang permainan kita ganti dengan Banjir Skate!" Eh, apaan tuh? "Kalian boleh seluncuran di lantai dari ruang tengah ke depan, sambil menyapukan kain pel". O ya satu lagi, mas Zaid (yang hobi jadi keeper di ekskul sepak bola-nya) bertugas jaga gawang! Itu tuh, ember penampung bocor, yang jika sudah penuh harus segera dibuang. Wow, mereka menyambut antusias, berhasil!
Nah, sistem "antisipasi banjir" sudah berjalan "otomatis". Kini saatnya istirahat, untuk hemat energi sih. Karena nanti jika sudah reda, ane toh harus bersih-bersih seluruh lantai rumah ini, tanpa bantuan mereka. Dan ini akan menyita banyak energi bukan? Hehe... licik ya?

16 Desember 2008

Tips Mengurangi Nyeri Sakit Gigi

Bro & Sis,
Sejak dua hari ini, geraham kiri bawahku krowak. Masya Allah... nyeri sekali pas udara dingin atau kena air waktu kumur. Herannya kalau siang hari tidak begitu nyeri.
Kemaren malem aku tidak bisa tidur. Nyeri ini tak tertahankan... hingga adzan subuh berkumandang, tak juga kunjung reda. E.. rupanya istriku punya tips jitu untuk meredakan nyerinya. Yaitu cukup oleskan pasta gigi pada lubang tadi.

Akhirnya sepulang dari mushola, ane praktekkan nasihat istri. Mmm... ternyata lumayan enak... sampai kebablasen masuk alam mimpi lagi [he..he... kompensasi semalem gak bisa tidur nih yee...]

O ya, kalo mau diobatin, kata dr. Aziz, ini resepnya: Cipro 500mg, 3x sehari dan Asam mef 500mg 3x sehari juga...

Update 01-02-2009:

Tapi kalo nurut dr. Indah, untuk ngurangi sakit, minum Antalgin dan kumur air hangat yang diberi sedikit garam. Nah, kalo sering linu-linu di gigi, pake pasta giginya Sensodyn. Eniwei, ke dokter gigi adalah langkah bijaksana...