28 Januari 2009

Qur'an Phone


Seorang kawan silaturrahim sambil membawa Tabloid Suara Islam Edisi 57 (19 Desember 2008 - 2 Januari 2009). Di halaman 33 terdapat iklan Qur'an Phone M880 buatan Raztel yang fiturnya hampir mendekati HP ideal yang ane citakan (lihat postingan ane yang lalu):

(1) Fitur Keislaman: Al Qur'an digital lengkap 30 juz (0thmanic font, resitasi suara Syeikh Abdurrahman As-Sudais dan Syeikh Saud Ash-Shuraim, terjemah 28 bahasa, pilihan surat dan ayat yang ditampilkan), waktu sholat dengan alarm suara adzan, arah kiblat kota-kota besar dunia, Tafsir Jalalain, Hadits Bukhari-Muslim.

(2) Fitur Mobile Phone: dual band GSM 900 DCS 1800, dual card (satu siaga), layar sentuh 2,6" TFT LCD 262K warna, kamera 1,3MP & perekam video, menu bahasa Indonesia, SMS, MMS, GPRS dan Internet, memori eksternal T-Flash 1 GB, MP3 dan MP4, radio FM, bluetooth.

Sayang, di situsnya tidak menyertakan gambar yang ada khotnya. Karena penasaran, ane hubungi nomor telpon yang tertera di iklan, minta diemail screenshot khotnya (tuh, fotonya). Ane kira khotnya Utsmani asli kayak Qur'an versi cetak punya Syamil Bandung itu. Ee taunya... yah... gitu deh... (kecewa mode is on). Gak jadi naksir nih, padahal harganya terjangkau lho, cuma 1,5 juta!

14 Januari 2009

Boikot Produk Pro-Israel


Bro & Sis,
Tempo hari di-sms ketua MPD yang isinya:

"Coca Cola, Hugges, River Island, McDonald, Qlinique, Disney, Donna Karan, Star Bucks, Gap, Garnier, Perrier, Kotex, Sanex, Jo Malone, Lancome, Libbys, Tchibo, L'oreal, Marks & Spencer, Kleenex, Maybelline, Nestle, Vittel, Revlon"

Ini adalah daftar merk yang menyumbang untuk Tentara Israel. Kita harus memboikot belanja produk-produk tersebut!

Nganter Umar Back to School


Senin [12/1] kemaren nganter Umar, anak ketigaku, by Fit [maksudnya naik suprafit kesayangan] ke Sekolah Alam Ungaran. Masya Allah, sepanjang jalan sejak keluar kota Pekalongan hingga nyampe di rumah eyangnya Umar di Sumurejo, Gunungpati, kami diguyur hujan.
Bersyukur kami di sini diguyur hujan. Yah, hujan air walaupun berpotensi mendatangkan bencana banjir dan longsor, tapi juga membawa manfaat yang banyak. Bagaimana rasanya ya, sepanjang hari diguyur hujan bom seperti yang dialami saudara-saudara kita di Palestina?
Mari Bro & Sis, kita doakan mereka agar tabah menghadapi musibah perang ini. Dan doakan pula bangsa Yahudi dan Israel agar segera menghentikan kejahatannya, jika tidak ingin diadzab oleh Allah SWT.

09 Januari 2009

Hujan Sore-Sore, Enaknya Ngapain Ya?

← Zaid & Jundi sedang asyik melanglang buana dengan Google Earth (ketimbang main hujan-hujanan, bisa mriang nanti). Foto terpaksa direkayasa, karena backgroundnya gak layak tampil di sini. Berantakan abis, karena bocor dimana-mana :-(

Bro & Sis,
Sore ini hujan di langit kotaku. Brrr.... dingin udara menusuk sumsum. Apalagi bocoran yang mengucur di sana-sini, jadi tambah malas untuk beraktivitas apa pun.
Ada tips uhuy buat Antum nih. Tapi maaf, hanya untuk yang sudah punya istri atau suami saja. Jadi, yang bujangan dilarang baca posting ini! Oke, aktivitas kala hujan seperti ini, yang paling asyik adalah rekreasi berdua. Lho? Hujan-hujan kok malah disuruh rekreasi? Benar, tapi maksud ane rekreasi di rumah aja. Itu lho, 'rekreasi' yang fungsi lainnya adalah prokreasi, berdua saja (ehm... tahu kan, maksudku?). Tanpa gangguan anak-anak, mana bisa? Bisa. Alihkan saja perhatian mereka ke permainan yang mengasyikkan.
Sebagai contoh, lihat tuh Zaid dan Jundi. Mereka asyik bergoogle-earth-ria setelah ane kasih tahu cara-caranya. Zaid sibuk meng-add-placemark di tempat-tempat yang ia kenal. Mulai dari sekolahnya, rumah eyangnya, kantor DPD yang biasa kami mampir, dan lain-lain. Antum bisa lebih kreatif lagi mengalihkan perhatian anak. Hm... Jadi, jika mereka tersibukkan dengan sesuatu yang mengasyikkan, pasti takkan bergeming ke mana pun. Pastikan pintu terkunci dan... sssst... jangan brisik!
Tapi sayang, hujan gini ane gak bisa 'rekreasi' bareng istri (hiks...). Karena istri ada liqo' (pengajian) rutin di sekolahnya. Duh kaciaaan... (Nggak juga sih. Ane kan asyik main-main sama anak-anak di rumah. Sekalian memberikan pengetahuan dan eksplorasi pengalaman mereka di dunia maya. Weee....)

07 Januari 2009

Homeschooling

Bro & Sis
Beberapa hari terakhir ini ane sedang asyik mengikuti salah satu milis tentang homeschooling (HS) alias Sekolah Rumah. Sebenarnya ketertarikan ane sudah lama, hanya tempo hari sempat nyasar ke milis ini jadi sekalian aja subscribe mumpung sempat.
Pengin sekali rasanya meng-HS-kan anak-anak sejak putri pertamaku (kini kelas 7) mau masuk TK dulu. Namun keinginan menggebu itu terpaksa ku"mendarat-darurat-kan" karena istri nggak sepakat. Alasannya "masa depan" anak bakal suram, karena di Pekalongan, belum ada komunitas HS-er dan Diknas belum mensupport. (Weleh, emangnya kalau sekolah formal dijamin "masa depan cerah" apa?)
Memang kuakui, latar belakang munculnya keinginan meng-HS-kan anak-anak adalah tidak sregnya hati ini dengan kurikulum dan metode pembelajaran di sekolah formal. Sementara ada yang agak sreg (yakni di TKIT dan SDIT) namun terbentur biaya (yang menurut ukuran kocek kami termasuk mahal. Ehm, ralat, sebetulnya nggak mahal sih, hanya kami-nya aja yang belum kaya, hehe...)
Ane yakin, bahwa dengan memberi ruang yang luas kepada anak untuk mengembangkan kreativitasnya, niscaya mereka akan menemukan jatidirinya. Sayangnya kurikulum pendidikan di negara kita belum mengarah ke sana. Dan sekolah-sekolah swasta yang mulai menerapkan kurikulum yang bagus, berkecenderungan mahal di ongkos. Wah, dilematis jadinya.
Kapan ya, mutu pendidikan negeri ini bagus dengan biaya murah? (Syukur-syukur gratis.. tis.. tis...)

05 Januari 2009

Buka Tutup

Ini bukan tiru-tiru judul pameran lukisan di GOR Pekalongan yang mengakhiri tahun 2008 lalu, "Tutup Buka". Melainkan hanya kebetulan karena ane benar-benar melakukan BUKA-TUTUP, maksudnya membuka tutup kemasan dus kamera Kodak EasyShare C913 yang baru kubeli tepat malam pergantian tahun 2008 ke 2009. Dengan merogoh kocek pas-pasan --nekat nih, karena niatannya dengan punya kamdig sendiri, hoby tersalurkan dan kalau ada lomba foto bisa langsung ikutan)-- sejuta tiga ratus rebu, dapet ini nih...

Isinya sebuah kamdig C913, memori 2GB dan special gift (ada payung, diary, kalender meja, kalender dinding, tempat minum, stapler). Sayangnya gak dapet softcase. Jadi musti beli sendiri nanti. Sementara ane taruh di tas pinggang punya putri pertamaku yang kini tak dipakainya lagi.
Menganyari penggunaan kamdig ini, beberapa hasil jepretannya bisa dilihat di sini, di sana, dan di sono noh...

03 Januari 2009

Aksi Solidaritas Palestina


Bro & Sis
Kemarin ane diamanahi jadi SC pada Aksi Solidaritas untuk Palestina oleh DPD PKS Kota Pekalongan. Alhamdulillah acara berlangsung lancar dan dengan timing yang tepat.
Diawali ba'da jum'atan, kumpul di alun-alun kota Pekalongan, para peserta mulai berdatangan, berasal dari DPD kota dan kabupaten Pekalongan serta kabupaten Batang, kurang lebih 200-an orang ikhwan-akhwat dan anak-anak mereka.
Pukul 13.45 WIB iring-iringan peserta aksi mulai longmarch menyusuri perempatan Kauman, belok kiri masuk Jalan Hayam Wuruk terus finish di Monumen Perjuangan (Jalan Pemuda), menempuh jarak kurang lebih 1,5 km. Diiringi orasi dan nasyid-nasyid bernuansa perjuangan dan Palestina secara selang-seling, sembari mengedarkan kotak infaq, menjumput sumbangan dari para peserta aksi sendiri dan masyarakat sekitar sepanjang rute yang dilewati.
Selain orasi, aksi juga diisi happening art dan diakhiri pembacaan pernyataan sikap dan pembakaran simbol-simbol Yahudi dan Israel.
Alhamdulillah hujan mengguyur dengan lebatnya pas usai pembacaan doa penutup pada pukul 15.15 WIB. Dari aksi ini terkumpul dana Rp 3.563.700,- yang rencananya akan ditransfer via rekening Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP).

***
Berita terkait: ada di blognya DPD PKS Kota Pekalongan
***

Update : 7 Januari 2009

- Tambahan dari KAMMI = Rp 1.296.900,-
- dari Hamba Allah...... = Rp 225.000,-
-------------------------------------------------
Jadi Saldo Sementara... = Rp 5.085.600,-

>>> Dana dikirim via Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP):